Musik

Lagu “Di Antara Kata” Diduga Dipakai Tanpa Izin, Fariz RM Kawal Langsung Proses Hukumnya

×

Lagu “Di Antara Kata” Diduga Dipakai Tanpa Izin, Fariz RM Kawal Langsung Proses Hukumnya

Sebarkan artikel ini


Popbanget.com – Musisi senior Fariz RM kembali mendatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya pada Selasa (23/6/2026). Kehadirannya kali ini untuk menindaklanjuti laporan dugaan pelanggaran hak cipta yang telah ia ajukan terkait penggunaan salah satu lagunya tanpa izin.

Fariz RM datang didampingi tim kuasa hukum, termasuk Deolipa Yumara, untuk berkoordinasi dengan penyidik mengenai perkembangan kasus yang sudah berjalan cukup lama.

“Hari ini saya bersama Bang Fariz dan tim kuasa hukum datang untuk berkoordinasi dengan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terkait laporan hak cipta yang sudah kami laporkan sebelumnya,” kata Deolipa Yumara di Polda Metro Jaya.

Menurut Deolipa, laporan tersebut telah terdaftar sejak 7 Juli 2023. Kasus ini berkaitan dengan dugaan penggunaan karya milik Fariz RM oleh musisi bernama Syahravi tanpa izin dari pemegang hak cipta.

“Lagu-lagu Bang Fariz dinyanyikan tanpa izin oleh seseorang bernama Syahravi. Laporannya sudah berjalan dan saat ini masih dalam proses. Kami datang untuk menanyakan perkembangan serta langkah hukum selanjutnya,” jelasnya.

Fariz RM mengatakan persoalan utama dalam kasus ini menyangkut lagu berjudul Di Antara Kata. Ia menilai lagu tersebut diproduksi dan diedarkan tanpa mengantongi mechanical rights atau hak mekanikal yang seharusnya diperoleh terlebih dahulu.

“Kasusnya terkait penggunaan lagu Di Antara Kata yang diproduksi tanpa izin legal. Tidak ada mechanical rights yang dimiliki,” ujar Fariz.

Tak hanya soal produksi, Fariz juga menyoroti penggunaan lagu tersebut yang disebut telah dirilis sebagai single di berbagai platform digital hingga dibawakan di sejumlah pertunjukan tanpa izin resmi.

“Jadi lagunya diproduksi, diterbitkan sebagai single di platform digital, diedarkan, bahkan dipentaskan tanpa izin. Dasar persoalannya karena tidak ada mechanical rights,” tegas pelantun Sakura tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *