Popbanget.com – Delapan Entertainment Studios menyiapkan film layar lebar berjudul Begu Ganjangyang mengangkat folklor Sumatera Utara. Mengusung genre medical horror mystery, film ini memadukan kisah horor dengan dunia kedokteran.
Film tersebut diadaptasi dari novel karya dr. Ferdiriva Hamzah yang terbit pada 2017. Novel Begu Ganjang telah terjual lebih dari 50.000 eksemplar dan mencapai cetakan keempat.
Rama Michael, Direktur Utama Delapan Entertainment Studios yang juga bertindak sebagai Executive Producer dan Producer, menyebut proyek ini sebagai langkah baru bagi perusahaannya. Ia ingin menghadirkan tontonan dengan pendekatan cerita yang berbeda.

“Kita mau mencoba menyuguhkan suatu tontonan yang beda lagi. Apalagi folklor dari Sumatera Utara ini, Begu Ganjang, dan juga mengangkat dari sisi dunia medis, terobosan,” ujar Rama saat pengumuman proyek di Hotel Des Indes Menteng, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026).
Sementara itu, Randy Pangalila menjadi salah satu pemain yang terlibat dalam film ini. Ia mengaku tertarik menerima tawaran tersebut setelah membaca novel dan komik Begu Ganjang yang menjadi sumber ceritanya.
Lihat postingan ini di Instagram
“Yang membuat aku sangat-sangat tertarik, yang pertama, ini bukan cerita yang tiba-tiba ada. Ini ceritanya memang sudah ada novelnya, dan sudah ada komiknya,” kata Randy.
Ketertarikan Randy juga muncul karena karakter yang diperankannya berkaitan dengan dunia medis. Ia mengaku belum pernah mendapatkan peran sebagai dokter dalam proyek-proyek akting sebelumnya.
“Tapi yang membuat aku tertarik adalah di sini tuh ada unsur medisnya sih,” ucapnya.

Untuk mendalami karakter tersebut, Randy bersama pemain lainnya mengikuti workshop di sebuah rumah sakit di kawasan Ciputat. Persiapan itu mencakup pembelajaran prosedur medis, mulai dari pertolongan pertama hingga resusitasi jantung paru (RJP).
Secara cerita, Begu Ganjang mengikuti Tobias, seorang dokter muda di Rumah Sakit Rotua, Sumatera Utara. Kehidupannya berubah setelah muncul serangkaian kematian misterius dan kejadian supranatural yang mengancam dirinya serta Lena, kekasihnya yang berprofesi sebagai dokter residen kejiwaan.
Film ini disutradarai Arwin Tri Wardhana dengan jajaran pemain yang mencakup Randy Pangalila, Nasya Marcella, Dwi Sasono, dan Alexandra Gottardo. Proses syuting dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Medan, dengan sekitar 30 persen pengambilan gambar dilakukan di Sumatera Utara.













Respon (1)